Ambon – Perwakilan sopir angkutan kota (Angkot) di Kota Ambon meminta PT. Pertamina untuk menyediakan BMM jenis premium atau bensin di seluruh SPBU Kota Ambon.
Pasalnya menurut sopir Angkot, bensin hanya dijual Pertamina di dua SPBU saja. Yakni SPBU Passo dan SPBU Pohon Pule Kota Ambon.
Kondisi tersebut membuat sopir Angkot menderita. Terjadi antrean panjang di SPBU itu. Apalagi dengan kebijakan PPKM saat ini memaksa penghasilan mereka menurun drastis.
“Kami minta kepada Pertamina untuk bisa sediakan bensin di seluruh SPBU di Kota Ambon, jangan hanya di dua SPBU saja,” kata Kepala Jalur Angkot Kebun Cengkeh, Kasim usai pertemuan bersama DPRD Kota Ambon dan Pertamina di Kantor DPRD Ambon, Rabu (18/8/2021).
Selain itu, mereka juga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk menyesuaikan tarif angkutan sesuai dengan harga BBM jenis Pertalite yang dijual di SPBU.
Tidak adanya penjualan premium di SPBU, memaksa sopir Angkot harus mengisi bahan bakar Pertalite dengan harga yang lebih tinggi.
Padahal, sopir mengakui mempunyai kendaraan yang harus menggunakan bensin. Karena itu juga mereka minta Pemkot Ambon menyesuaikan tarif Angkot.
Kenaikan tarif Angkot dinilai realistis, sopir terpaksa menggunakan Pertatile dengan harga lebih tingga karena premium hanya dijual pada dua SPBU di Ambon.
“Kita berikan waktu 2 kali 24 jam kepada Pemkot, DPRD dan Pertamina untuk membijaki persoalan ini dengan baik, ” kata Kasim.
Dia mengancam, jika tidak ada solusi terkait dengan kebijakan ini, maka sopir Angkot di Kota Ambon akan melakukan aksi mogok besar besaran.
Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Maluku, Yunus Muharrahma mengatakan, saat ini BBM jenis premium hanya tersedia di SPBU Passo dan Pohon Pule.
Itu karena Pertamina sedang melakukan program langit biru, sehingga premium hanya ada di dua SPBU itu.
Sedangkan untuk waktu pengisian premium di dua SPBU itu tidak dibatasi.
“Saat ini kita ada buat program langit biru untuk BBM jenis pertalite dan pengisian BBM premium hanya bisa di dua lokasi tersebut, di SPBU lainnya memang tidak tersedia,” katanya. (Acl)