Souwakil Jadi Ketua HIPMI Bursel Periode 2021-2024, Sahetapy : Pengusaha Dilarang Minta Proyek

by -185 views

Namrole – Zuhair Nawan Souwakil dilantik sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) periode 2021- 2024.

Pelantikan Souwakil oleh Ketua Umum BPD HIPMI Wilayah Provinsi Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy di Hotel Golden Alfris, Selasa (14/9/2021).

Pelantikan Souwakil tersebut, setelah dirinya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II   HIPMI Bursel, menggantikan menggantikan ketua demisioner periode 2017-2020 Basir Mony, yang mendapat jabatan baru sebagai pelindung HIPMI Bursel.

Kegiatan pelantikan itu juga dihadiri Bupati Bursel Safitri Malik Soulissa, Ketua DPRD Muhajir Bahta, Pimpinan OPD, serta undangan lainnya.

Ketua Umum BPD HIPMI Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy dalam sambutannya mengharapkan agar Ketua HIPMI Bursel yang baru dilantik, mampu menghimpun anggota dalam satu wadah dan mengedepankan oraganisasi serta selalu berkolaborasi dengan Pemda setempat.

Dikatakan, anggota HIPMI dilarang keras meminta proyek dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan bilan terbukti, yang bersangkutan akan di pecat dari keanggotaan.

Jadi, “Bila ada anggota HIPMI Bursel yang sering mendesak untuk meminta proyek dari Pemerintah Daerah (Pemda), baik itu Bupati maupun Wakil Bupati, dan bila itu terbukti, maka yang bersangkutan secara tegas akan di pecat dari keanggotaan,”tegas Sahetapy.

Sementara itu Bupati Bursel Safitri Malik Soulisa mengatakan, pengurus HIPMI Bursel harus berjiwa besar dan menjadi pengusaha hebat. “Dalam hal ini, seorang pemimpin harus mampu membawa satu persepsi bersama anggotanya, namun bila tidak mampu, maka dia bukanlah pemimpin,” ungkapnya.

Anggota HIPMI kata Bupati, harus menjadi pengusaha yang berjiwa pengusaha, jangan menjadi pengusaha yang sering menjadi pembohong dan menyampaikan berita hoax untuk menghasut masyarakat Bursel.

Untuk itu Bupati Safitri mengajak HIMPI Bursel untuk bersatu guna mengembangkan pemikiran yang positif, demi mengedepankan tuntutan dan kebutuhan masyarakat banyak.

“Saya juga tidak mau seorang pengusaha bicara dimuka laeng, dibelakang laeng. Untuk itu HIPMI Bursel harus lebih banyak melakukan komunikasi untuk mempermudah usahanya dan sesama anggota. Jangan saling menjatuhkan satu dengan yang lain, sebagaimana kata pepatah usang dalamnya laut bisa diukur, tetapi hati manusia tidak ada yang tau.” tandasnya.  (AK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *