Kejari Ambon Semakin Bringas, 4 Kasus Baru Siap Dilimpahkan Ke Pengadilan

by -146 views
Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Dian Frits Nalle.

Ambon – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon semakin menunjukan taringnya dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Terbukti, setelah kasus penyimpangan BBM di Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLH-P) Kota Ambon dengan tiga terdakwa, kini ada empat kasus baru yang sudah siap dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Ambon.

Dalam jumpa pers di kantor Kejari Ambon, Senin ((27/9/2021), Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambon, Dian Fris Nalle SH yang di dampingi Kasi Pidsus, Eka Palapia SH menjelaskan, ke- empat kasus itu yakni kasus Dana Desa negeri Haruku, yang saat ini dalam tahap penyidikan, sudah di expose dan berhasil menetapkan dua tersangka masing-masing Kepala Pemerintahan (Raja) berinisial ZF dan bendahara negeri SF. “Di duga ada kerugian daerah sejumlah Rp. 1 M lebih,”ungkapnya.

Kemudian kasus DD Negeri Tulehu tahun 2018/2019, masih tahap penyelidikan. “Penyidik sudah periksa 30 orang saksi, dan tidak lama lagi akan di expose untuk menentukan apakah kasus ini layak naik ke tahap penyidikan,”ujarnya.

Berikut, kasus penyimpangan dana Covid bantuan KemenKes pada RS Izak Umarela, Tulehu. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan sudah diserahkan ke APIP (Inspektorat) Maluku, untuk di audit atas pemakaian dana ini yang tidak transparan. “Terkait kasus ini, penyidik sudah lakukan pemeriksaan 43 orang saksi,”jelas Nalle.

Selanjutnya, kasus Fakultas MIPA Unpatti, dengan anggaran Rp. 60 Milliar lebih, sementara di expose di Kejati Maluku.

“Diduga telah terjadi perbuatan korupsi atas proyek bantuan via APBN. Sejumlah pihak telah dimintai keterangan sebagai saksi, termasuk saksi ahli yang turut menghitung besaran kerugian negara atas proyek ini,”tambahnya.

Untuk itu, pers diminta untuk turut mengawasi proses penyelidikan & penyidikan atas kasus-kasus yang sedang ditangani Kejari Ambon. “Jika ada terjadi kelambatan, tolong kami diberi tahu,” tutup Nalle. (JS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *