Kejari Ambon Sita 2, 4 M Dari Terpidana Tata Ibrahim

by -140 views
Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Dian Fris Nalle, SH didampingi Kasi Pidsus, Eka Palapia dan Kasi Intel, Jino Talakua saat jumpa pers.

Ambon – Nama Tata Ibrahim (TI) sempat menjadi buah bibir masyarakat Kota Ambon beberapa waktu lalu. Bersama Faradiba Yusuf, kedua terpidana yang kini telah mendekam di penjara, pernah membuat heboh, karena telah membobol dana nasabah BNI cabang Ambon puluhan miliar rupiah.

Mantan staf pada Devisi Humas BNI Wilayah Makasar tersebut, karena perbuatannya di vonis pidana dengan 13,6 tahun penjara, denda Rp 500 juta. Dan kalau denda itu tidak dibayar, maka di ganti dengan pidana penjara selama 6 bulan.

Selain kurungan badan, TI juga di haruskan membayar uang pengganti sebesar Rp 11, 7 Miliar, dan kalau tidak dibayar, maka harta bendanya disita dan dilelang oleh kejaksaan untuk menutup uang pengganti tersebut.

Dan jika terpidana tidak punya harta benda yang cukup untuk dilelang, maka pidana penjara di tambah 5,6 tahun lagi.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambon, Dian Fris Nalle SH, dalam konferensi pers siang tadi, Senin (8/11/2021) di aula lt 2 Kantor Kejari Ambon.

Menurut Nalle, kasus TI masuk dalam perbuatan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dan sudah berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung.

Oleh sebab itu, uang pengganti sebesar Rp 11, 7 Miliar tersebut harus dikembalikan ke Kas Negara dengan cara apapun.

Menurut Nalle, atas kerja keras aparat Kejari, pihaknya berhasil melakukan penyitaan atas uang sejumlah Rp 2, 4 Miliar dari TI.

Uang mana oleh Kajari yang didampingi Kasi Pidsus, Eka Palapia dan Kasi Intel, Jino Talakua saat jumpa pers diperlihatkan juga secara phisik.

Ditambahkan Nalle, uang sebesar ini akan disetor langsung ke Kas Negara via Bank Rakyat Indone sia (BRI).

Nalle mengaku, pihaknya akan terus melacak keberadaan aset-aset milik TI dimana saja berada, selanjutnya dilakukan penyitaan hingga terpenuhi seluruh uang pengganti sebesar Rp 11, 7 Miliar tersebut. (JS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *