Marasabessy Buka Raker Dewan SDA Provinsi Maluku 2021

by -152 views
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku, Muhamat Marasabessy.

Ambon – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku, Muhamat  Marasabessy, selaku Ketua Harian Dewan Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Maluku, membuka Rapat Kerja Dewan SDA Provinsi Maluku tahun 2021.

Raker yang berlangsung sehari di Hotel Marina Ambon, Selasa (23/11/2021) diikuti peserta dari unsur Pemerintah dan unsur non pemerintah.

Dalam sambutannya Marabessy mengatakan, menghadapi ketidak seimbangan antara ketersediaan air yang cenderung menurun dan kebutuhan air yang semakin meningkat, sumber daya air perlu dikelola dengan memperhatikan fungsi sosial, lingkungan hidup dan ekonomi secara selaras, untuk mewujudkan sinergi dan keterpaduan antar wilayah, antar sektor dan antar generasi, guna memenuhi kebutuhan rakyat.

Sebab, air merupakan cabang produksi penting dan menguasai hajat hidup orang banyak yang dikuasai oleh negara, untuk dipergunakan bagi kemakmuran rakat, sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Tahun 1945.

Dikatakan, terbatasnya ketersediaan SDA pada satu sisi dan peningkatan kebutuhan air pada sisi lain, menimbulkan pesaingan antara pengguna SDA yang berdampak pada menguatnya nilai ekonomis air.

Kondisi itu kata Marasabessy, berpotensi menimbulkan konflik kepentingan antar sektor, antar wilayah dan berbagai pihak yang terkait dengan SDA. Untuk itu diperlukan pengaturan yang dapat memberikan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat untuk memnuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan irigasi pertanian rakyat.

Oleh karena itu, penyediaan air untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, merupakan prioritas utama di atas semua kebutuhan air lainnya.

Menurut Marasabessy, rapat Dewan SDA provinsi Maluku merupakan agenda rutin yang harus dilaksanakan setiap tahun.

“Dalam rapat kali ini, kita akan memberi masukan dan bertukar pikiran, sekaligus menyampaikan fakta-fakta yang ditemui di daerah dan berhubungan dengan permasalahn sumber daya air, untuk di diskusikan bersama mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Dalam hal ini, solusi dapat berupa pernyataan tertulis yang disampaikan kepada pemerintah daerah, dapat juga dalam bentuk rancangan peraturan daerah, yang nantinya di tindaklanjuti oleh lembaga legislatif.

“Dalam rapat ini, kita juga akan melihat masa tugas keanggotaan Dewan SDA provinsi Maluku masa bakti 2016-2020 yang telah berakhir, untuk diperpanjang kembali untuk masa bakti 2021-2025,”tambahnya. (K-7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *