Setelah Pemeriksaan Saksi, Polres Buru Akan Panggil Bupati Umasugi

by -1,276 views
Anggota DPRD Kabupaten Buru, M Rustam Fadly Tukuboya, SH.

Namlea, Kabaresi.com – Polres Pulau Buru, mulai memproses laporan anggota DPRD Kabupaten Buru asal partai Gerindra M Rustam Fadly Tukuboya, SH, atas dugaan pencemaran nama baik dan tindakan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Bupati Buru Ramly Ibrahim Umasugi terhadap dirinya, tanggal 28 Desember 2020 lalu dengan memeriksa saksi pelapor oleh penyidik, Senin (11/1/2021).

Sumber media ini di Polres Pulau Buru menyebutkan, pemeriksaan Tukuboya pagi tadi sebagai saksi pelapor untuk dimintai keterangan terkait laporannya seputar peristiwa tersebut.

Selain Tukuboya, penyidik Polres Buru juga meminta keterangan Hasan Basri, sebagai saksi atas peristiwa yang terjadi di Bandara Namniwel-Namlea.

Menurut sumber tersebut, setelah pemeriksaan saksi-saksi barulah penyidik akan memanggil dan memeriksa Bupati Buru Ramly Ibrahim Umasugi sebagai terlapor.

Sementara itu usai pemeriksaan, Tukuboya yang didampingi kuasa hukumnya Eko Lapandewa, SH.MH kepada wartawan mengatakan, “Saya baru selesai dimintai keterangan di unit satu Sat Reskrim Polres Buru, terkait laporan saya terhadap saudara Ramly Ibrahim Umasugi, dalam kaitan dengan dugaan pencemaran nama baik terhadap saya pada tanggal 28 Desember 2020 lalu di Bandara Namniwel – Namlea.

Menurutnya, sebagai korban dirinya hanya mencari kedilan dan berharap kasus ini dapat ditangani penyidik Polres Buru secara profesional dan sesuai hukum yang berlaku.

Sedangkan kuasa hukum Tukuboya, Eko Lapandewa, SH.MH mengatakan, dirinya sangat berharap pihak Kepolisian dapat menyelesaikan kasus ini tanpa pandang bulu. “Tidak memandang siapun dia sebagai kepala daerah, tetapi sebagai pelaku dalam kasus ini,”harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Buru, M Rustam Fadly Tukuboya, SH melaporkan Ramly Umasugi yang juga Bupati Buru ke Polres Buru atas tindakan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan terhadap dirinya, saat berada di Bandara Namniwel – Namlea, Senin (28/12/2020) pagi.

Dalam hal ini, dirinya diteriaki anjing, anjing oleh Ramly Umasugi yang juga Bupati Buru saat ini, saat berada di Bandara Namniwel – Namlea untuk menjemput kakaknya dari Ambon.

Saat dirinya berada di pintu kedatangan,”Tiba-tiba Dia (Ramly, red) panggil seseorang yang sedang berdiri di pinggir beta dan tunjuk beta. Kemudian orang yang disamping beta itu mungkin seorang sopir dan berkata, pa dewan itu Bupati panggil kapa, tapi beta fikir seng mungkin. Kemudian sopir itu pergi untuk cari penumpang. Setelah itu Ramly maju deng oto ke arah lebih dekat beta, saat itu dia duduk dimuka, langsung dia bataria beta hoe anjing, karena jaraknya sangat dekat, beta bale muka dan beta lia sasaran pandangannya itu ke beta, dan dia dobol teriakannya lagi anjing ose,”ungkapnya.

“Langsung beta bilang, ini mangapa, kenapa panggil beta anjing ? beta bilang mau cari masalah, mau pukul beta….. dan beta bilang kalau mau pukul beta silahkan turun dari mobil dan sepertinya dia mau turun dari mobil karena sudah buka pintu mobil, namun di saat itu ada banyak orang yang pele disitu. Setelah itu dia langsung jalan,”jelasnya.

Karena tidak bisa menerima perlakuan seperti itu kata Tukuboya, dirinya sudah melaporkan masalah tersebut ke Polres Buru. Apalagi itu dilakukan oleh seorang pejabat seperti Bupati didepan umum sangat memalukan sekali. (AK/JS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *