Wamen ATR/BPN Resmikan Kantor Perwakilan Kabupaten Bursel

by -51 views

Namrole, Kabaresi.com – Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang (ART)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surya Tjandra, melakukan kunjungan kerja (kunker) 2 hari di Namrole, Ibukota kabupaten Buru Selatan (Bursel).

Kedatangan Wamen bersama rombongan dijemput Plh Sekda Bursel Ahmad Sahubawa, Forkopimda dan pimpinan OPD serta tokoh masyarakat setempat.

Agenda kunjungan Wamen Surya Tjandara selain resmikan kantor perwakilan Pelayanan Pertanahan Kabupaten Bursel juga bertatap muka dengan jajaran Forkompinda dan pimpinan OPD, TNI/Polri dan sejumlah tokoh masyarakat.

Saat peresmian perwakilan kantor Pertanahan Kabupaten Bursel, Jumat (26/2/2021) Wamen Surya Tjandara mengatakan, pemerintah pusat sangat mendukung rencana pembangunan kantor perwakilan NTR/BPR yang ada di Kabupaten Bursel. “Olehnya itu kami harapkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten ini, agar dapat memperhatikan Master Plane dan Tata Ruang,”ungkapnya.

Dengan befungsinya kantor perwakilan ini kata Wamen Surya Tjandra, dapat mempermudah pelayanan pengurusan setikat tanah di Kabupaten ini, sehingga tidak perlu lagi melangkah jauh ke Provinsi. “Saya ajaknya kita semua dapat mendukung program Pemerintah ini,”ujarnya.

Sementara itu Bupati Bursel, Tagop Sudarsono Soulissa dalam sambutannya yang dibacakan Plh Sekda Ahmad Sahubawa, menyampaikan terimah kasih yang mendalam kepada pemerintah pusat khusunya Wamen ART/BPN, karena dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin melakukan pengukuran dan pendaftaran tanah, pemisahan bidang tanah dan proses balik nama, tidak perlu untuk melakukan perjalan sampai ke kabupaten Buru.

Dengan adanya kemudahan dalam pelayanan pertanahan kata Tagop, tentunya akan memperlancar program pembangunan daerah, meningkatkan perekonomian rakyat, memperoleh jaminan perlindungan hukum dan mengurangi atau mengatasi sengketa pertanahan.

Saya juga menyadari sejak pembentukan kabupaten ini pada tahun 2008 lalu, kami mengalami kendala dalam pelayanan, mengingat jarak perjalanan ke kantor Pertanahan Kabupaten Buru, memakan waktu sekitar 3 jam. Walaupun demikian, kami juga merasa sangat terbantu dengan adanya program pemerintah melalui kegiatan Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) yang sampai ke desa-desa terpencil di daerah kami,”ujar Bupati Tagop. (Adam Kiat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *