Tingkatkan Presentase Vaksinasi Lansia, Dinkes Ambon Akan Lakukan Pola Jemput Bola

by -67 views
Kadinkes Kota Ambon, Wendy Pelupessy.

Ambon – Bulan April lalu, Kota Ambon di apresiasi oleh pemerintah pusat, karena masuk dalam 20 Kota/Kabupaten yang presentasi vaksin Lansia di atas 25 persen. Dan saat ini, prentasi vaksinasi di Kota Ambon berada di angka 34, 95 persen. Artinya, vaksinasi kepada Lansia di Kota Ambon saat ini mencapai 8.490 orang.

Terkait itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya meningkatkan presentase vaksinasi bagi Lansia sebagai salah satu kelompok rentan.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinkes Kota Ambon Wendy Pelupessy kepada wartawan di sela-sela Safari Ramadhan Pemkot Ambon di Dusun Air Ali, Negeri Rumah Tiga, Rabu (5/5/2021).

“Kita berharap seluruh lansia di Kota Ambon divaksinasi, karena lansia masuk kelompok yang rentan terpapar Covid-19 dan menjadi prioritas untuk divaksin,”ungkapnya.

Pelupessy menjelaskan, berbagai cara dilakukan pihaknya, agar capaian vaksinasi lansia meningkat.

Salah satunya dengan membuka pelayanan vaksinasi di malam hari pada bulan puasa, namun animo dan kepedulian masyarakat masih rendah.

Padahal menurutnya,”untuk embentuk kekebalan kelompok atau herd immunity, paling tidak harus 70 persen yang sudah di vaksin dan didalamnya ditargetkan semua lansia harus sudah divaksin,”jelasnya.

Karena itu, usai Lebaran, pihaknya akan melakukan pola jemput bola, yaitu melakukan pelayanan vaksinasi di rumah lansia dan fokus pada beberapa pos pelayanan yang tingkat capaian vaksinasi lansia masih rendah.

Selain itu sesuai arahan dari Kementrian Kesehatan, akan dilakukan sistem reward, dimana jika ada yang membawa dua orang lansia untuk di vaksin, maka orang tersebut juga akan langsung di vaksin, meskpun tidak termasuk kelompok prioritas.

Untu itu, “Kita meminta  dorongan keluarga untuk membawa lansia yang belum di vaksin agar divaksinasi di Puskesmas terdekat,”tandasnya. (Acl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *